CLUE-DSS: Inovasi Sistem Cerdas untuk Mendukung Pengembangan UMKM di Provinsi Jambi

Kabarbungo.com - Transformasi digital dalam pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat perekonomian daerah. Menjawab tantangan tersebut, tim peneliti dari Universitas Muhammadiyah Jambi dan Universitas Muhammadiyah Muara Bungo mengembangkan sebuah model inovatif berbasis analitik data dan sistem pendukung keputusan bertajuk Optimalisasi CLUE-DSS (Clustering and Decision Support System) untuk mendukung pengembangan UMKM di Provinsi Jambi secara lebih terarah, adaptif, dan berbasis data. Penelitian ini dipimpin oleh Hetty Rohayani dari Universitas Muhammadiyah Jambi dengan anggota peneliti Noneng Marthiawati H, Rahmi Handayani dari Universitas Muhammadiyah Jambi, serta Ade Agung Kurniawan dari Universitas Muhammadiyah Muaro Bungo.



Tim Peneliti Dalam Agenda Observasi & Pengumpulan Data Pada Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jambi  

Model CLUE-DSS dikembangkan melalui integrasi metode Clustering, Respond to Criteria Assessment (RECA) Weighting, dan Multi-Attribute Utility-based Novel Ranking Approach (MUNRA) dalam satu kerangka sistem pendukung keputusan yang komprehensif. Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas identifikasi, evaluasi, dan penentuan prioritas pengembangan UMKM berdasarkan berbagai indikator strategis. Ketua peneliti, Hetty Rohayani, menjelaskan bahwa keberadaan UMKM memiliki peran vital dalam mendukung pertumbuhan ekonomi regional, khususnya di Provinsi Jambi. Namun, hingga saat ini masih ditemukan berbagai kendala dalam proses pembinaan dan pengambilan kebijakan, terutama terkait ketepatan sasaran program pengembangan usaha.

“Optimalisasi CLUE-DSS dirancang sebagai solusi berbasis teknologi yang mampu membantu proses pemetaan dan pengambilan keputusan secara lebih objektif dan terukur. Sistem ini tidak hanya melakukan pengelompokan UMKM, tetapi juga memberikan rekomendasi prioritas pengembangan berdasarkan hasil evaluasi multi-kriteria,” ungkap Hetty Rohayani.

Dalam implementasinya, metode Clustering digunakan untuk mengelompokkan UMKM berdasarkan karakteristik tertentu, seperti jenis usaha, kapasitas produksi, tingkat digitalisasi, omzet, dan potensi pengembangan. Pendekatan ini memungkinkan identifikasi pola data yang lebih sistematis sehingga program pembinaan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kelompok UMKM.

Selanjutnya, metode RECA Weighting diterapkan untuk menentukan bobot setiap kriteria penilaian berdasarkan tingkat kepentingan dan relevansinya terhadap pengembangan usaha. Teknik ini memberikan fleksibilitas dalam proses evaluasi sehingga hasil analisis menjadi lebih representatif terhadap kondisi riil UMKM di lapangan. Sementara itu, metode MUNRA digunakan sebagai pendekatan perangkingan berbasis utilitas multi-atribut yang mampu menghasilkan rekomendasi prioritas secara lebih akurat dan adaptif. Melalui pendekatan ini, sistem dapat membantu menentukan UMKM yang memiliki tingkat kesiapan dan potensi pengembangan tertinggi untuk memperoleh program pembinaan, bantuan usaha, maupun dukungan transformasi digital.

Menurut tim peneliti, optimalisasi CLUE-DSS memiliki nilai strategis dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah, khususnya dalam meningkatkan efektivitas distribusi bantuan, penyusunan program pelatihan, penguatan kapasitas usaha, serta pengembangan UMKM berbasis teknologi informasi. Ketua Peneliti menambahkan bahwa pemanfaatan sistem berbasis data analytics menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pengembangan UMKM yang lebih modern dan akuntabel. Penggunaan metode analitik dan sistem pendukung keputusan memungkinkan proses evaluasi dilakukan secara lebih transparan, sistematis, dan berbasis evidence. Dengan demikian, kebijakan yang dihasilkan dapat lebih tepat sasaran dan mampu meningkatkan daya saing UMKM lokal,” jelasnya.

Selain memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan UMKM di Provinsi Jambi, penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi referensi akademik dalam pengembangan ilmu pengetahuan di bidang data mining, artificial intelligence, dan decision support system. Integrasi metode Clustering, RECA, dan MUNRA dalam CLUE-DSS dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut dalam berbagai sektor pembangunan berbasis data.

Melalui penelitian ini, Universitas Muhammadiyah Jambi bersama Universitas Muhammadiyah Muaro Bungo kembali menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan inovasi riset yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas ekonomi masyarakat, khususnya dalam memperkuat ekosistem UMKM di Provinsi Jambi.


#CLUE-DSS #RECA #MUNRA #UMKMProvinsi Jambi #UMJambi #Ummuba

Lebih baru Lebih lama