Merangin, Jambi – Puluhan pelajar di Kecamatan Renah Pamenang, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, harus berjuang melewati jalan berlumpur demi bisa sampai ke sekolah. Kondisi jalan yang rusak parah dan licin membuat mereka terpaksa mendorong sepeda motor, bahkan ada yang berjalan kaki agar tetap bisa mengikuti bersekolah. Tampak para siswa berseragarm putih abu-abu tampak kesulitan melewati jalan tanah berlumpur yang dikelilingi perkebunan kelapa sawit. Sepeda motor yang mereka gunakan untuk berangkat sekolah berkali-kali terjebak di lumpur, sehingga perjalanan menjadi lebih lama.“Kami sering telat sampai sekolah karena jalan rusak. Kalau hujan, makin parah karena becek dan susah dilewati,” ungkap salah seorang siswa.
Kondisi ini sudah lama dikeluhkan warga. Mereka berharap pemerintah daerah segera memperbaiki akses jalan utama tersebut, karena merupakan jalur vital bagi masyarakat, termasuk pelajar, guru, dan warga yang beraktivitas sehari-hari.“Kami mohon perhatian pemerintah, terutama dinas terkait, supaya anak-anak bisa berangkat sekolah dengan aman. Jangan sampai semangat belajar mereka padam hanya karena terhambat jalan rusak,” kata seorang wali murid.
Kerusakan jalan di Kec. Renah Pamenang, Kab.Merangin bukan hanya menyulitkan pelajar, tapi juga berpengaruh pada mobilitas ekonomi masyarakat sekitar. Jika kondisi ini terus dibiarkan, dikhawatirkan akan menghambat aktivitas pendidikan dan kesejahteraan warga.
#Trans #Renahpamenang #Bangko #Merangin #Bungo

