Fakultas Teknologi, Kesehatan, dan Sains UMMUBA Kembangkan Sistem Digital Pengelolaan Logistik LazisMu Bungo, Dukung Kesiapsiagaan Bencana

Muara Bungo — Universitas Muhammadiyah Muara Bungo (UMMUBA) melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) mengembangkan Sistem Inventaris dan Manajemen Logistik LazisMu Kabupaten Bungo berbasis web. Inovasi tersebut dirancang untuk membantu meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan bantuan sosial dan logistik, khususnya dalam mendukung kesiapsiagaan menghadapi bencana. Program yang mengusung tema “Pelatihan Manajemen Pengelolaan Logistik dan Implementasi Aplikasi Manajemen Inventory Logistik Barang Pengelolaan Stok Guna Kesiapsiagaan terhadap Bencana Alam pada LazisMu Kabupaten Bungo” ini dilaksanakan oleh tim UMMUBA yang diketuai Hermanto, S.Kom., M.Kom., bersama Husnil Hidayat, MT., M.M., Riko Muhammad Suri, S.Kom., M.Kom., serta melibatkan mahasiswa Zikhri Putra dan Agus Tri Ayu. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan 19 Mei 2026.

Foto : Kegiatan Pelatihan Manajemen Pengelolaan Logistik

Program tersebut berangkat dari hasil observasi tim bersama LazisMu Kabupaten Bungo yang menemukan bahwa pengelolaan inventaris dan logistik sebelumnya masih dilakukan secara manual dan menggunakan spreadsheet sederhana. Pencatatan barang masuk dan keluar belum terintegrasi sehingga proses pencarian data, pemantauan stok, penelusuran transaksi, serta penyusunan laporan membutuhkan waktu relatif lebih lama. Kondisi tersebut dinilai penting untuk dibenahi karena LazisMu mengelola berbagai jenis barang bantuan, mulai dari bahan makanan, kebutuhan pokok, obat-obatan, perlengkapan kebersihan, pakaian, hingga kebutuhan lainnya yang berasal dari donasi masyarakat maupun lembaga untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Foto : Pelatihan Literasi Digital

Hadirkan Sistem Inventaris Berbasis Web 

Menjawab kebutuhan tersebut, tim PKM UMMUBA mengembangkan aplikasi Sistem Inventaris & Manajemen Logistik LazisMu berbasis web. Aplikasi tersebut telah selesai dikembangkan dan di-hosting sehingga dapat diakses secara daring melalui logistiklazismubungo.com. Sistem dilengkapi sejumlah fitur, antara lain dashboard, master data, pencatatan barang masuk dan keluar, pengelolaan stok batch, stok opname, transaksi keuangan, monitoring persediaan, laporan, manajemen pengguna, serta portal publik. Menariknya, sistem tersebut juga menerapkan metode FIFO (First In First Out) dan FEFO (First Expired First Out) untuk membantu pengendalian persediaan. Dengan dukungan fitur tersebut, pengelolaan stok diharapkan menjadi lebih terstruktur, terutama untuk barang yang memiliki masa kedaluwarsa. Selain aplikasi, tim juga telah menyelesaikan Buku Panduan Pengguna Sistem Inventaris & Manajemen Logistik LazisMu Versi 1.0. Panduan tersebut berisi petunjuk penggunaan sistem, mulai dari proses login, dashboard, master data, transaksi barang masuk dan keluar, stok batch, stok opname, transaksi keuangan, laporan, manajemen pengguna, hingga pengaturan akun.


Foto: Antuasiasme peserta pelatihan (Anggota pengurus lazisMu Bungo)


Tidak Sekadar Membuat Aplikasi Ketua tim PKM

Hermanto, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya diarahkan pada pembuatan aplikasi, tetapi juga pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan LazisMu Kabupaten Bungo. Sebelum pengembangan sistem, tim telah melaksanakan sosialisasi literasi digital dan manajemen pengelolaan logistik kepada pengurus LazisMu. Materi yang diberikan mencakup transformasi digital, pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan data, keamanan teknologi, serta pentingnya pengelolaan logistik secara terstruktur mulai dari penerimaan donasi, pencatatan, penyimpanan, pengendalian persediaan hingga penyaluran bantuan. Pendekatan yang digunakan dalam program ini dilakukan secara bertahap, mulai dari identifikasi kebutuhan, peningkatan literasi digital dan pemahaman manajemen logistik, pengembangan teknologi, pendampingan dan evaluasi, hingga keberlanjutan program.


Foto: Tampilan Prototype Aplikasi Logistik Yang Diusulkan

Diharapkan Memperkuat Kesiapsiagaan Bencana 

Keberadaan sistem digital ini diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi pengelolaan bantuan kemanusiaan di Kabupaten Bungo. Melalui sistem yang terintegrasi, pengurus nantinya dapat memperoleh informasi mengenai barang masuk, barang keluar, kondisi persediaan, stok minimum, hingga barang yang mendekati masa kedaluwarsa. Informasi tersebut diharapkan dapat membantu pengurus mengambil keputusan secara lebih cepat dan tepat ketika terjadi kondisi darurat atau bencana. Digitalisasi juga diharapkan memperkuat transparansi dan akuntabilitas karena data transaksi dan pengelolaan bantuan dapat terdokumentasi secara lebih terstruktur. Sistem bahkan dilengkapi portal publik dan halaman transparansi yang dapat mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat. Namun, tim PKM menegaskan bahwa pada tahap laporan kemajuan, aplikasi masih berada pada tahap siap diterapkan. Sosialisasi dan pelatihan penggunaan aplikasi secara langsung kepada pengurus LazisMu belum dilaksanakan sehingga dampak operasional setelah penggunaan aplikasi belum dapat diukur secara menyeluruh. Tahap berikutnya akan difokuskan pada sosialisasi dan pelatihan penggunaan aplikasi, praktik langsung, pendampingan, monitoring, serta evaluasi. Tim juga akan mendorong penunjukan admin lokal agar sistem dapat terus dikelola dan dikembangkan secara berkelanjutan setelah program PKM selesai. Dengan hadirnya inovasi tersebut, UMMUBA berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan LazisMu Kabupaten Bungo tidak hanya menghasilkan produk teknologi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan tata kelola bantuan sosial dan kemanusiaan. Transformasi digital pengelolaan logistik diharapkan pada akhirnya mampu mendukung bantuan yang lebih cepat, data yang lebih tertib, pengelolaan yang lebih transparan, serta kesiapsiagaan yang lebih baik ketika masyarakat membutuhkan bantuan dalam situasi bencana.

Foto bersama Tim PKM beserta Anggota Pengurus LazisMu Bungo

#lazisMubungo #bungo #pkmbima #kemdiktisaintek 


Lebih baru Lebih lama