Operasi yang berlangsung hingga Senin malam tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bungo, Dedy Putra, bersama Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono. Penindakan ini menyasar penggunaan alat berat jenis ekskavator yang digunakan secara ilegal untuk mengeruk kekayaan alam tanpa mengindahkan dampak kerusakan lingkungan yang ditimbulkan.
Meskipun dalam pelaksanaannya tim sempat menghadapi perlawanan berupa pemblokiran jalan oleh sekelompok massa yang mencoba menghalangi evakuasi alat berat, petugas tetap menunjukkan konsistensi dalam menjalankan tugasnya. Dalam operasi ini, petugas mengambil langkah tegas dengan membakar perangkat tambang ilegal di lokasi guna memastikan aktivitas tersebut tidak dapat berlanjut kembali.
Langkah ini merupakan bagian dari visi besar Pemerintah Kabupaten Bungo untuk mewujudkan wilayah yang bebas dari aktivitas tambang ilegal demi perlindungan ekosistem dan masa depan generasi mendatang. Pihak berwenang menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi oknum-oknum yang merusak lingkungan dan akan terus memantau titik-titik rawan aktivitas PETI di seluruh wilayah Kabupaten Bungo.
%20Instagram.png)
%20Instagram.png)